Sudah banyak orang yang menjelaskan isi kitab Wahyu. Kitab ini sering ditafsirkan sebagai keterangan mengenai masa depan Gereja dan dunia ini menjelang kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya. Berbagai peritiwa dunia yang terjadi, seperti peperangan, gempa bumi dan makar teroris, sering dilihat sebagai tanda-tanda zaman yang ditunjukkan oleh penglihatan-penglihatan dalam kitab Wahyu. Pen…
Sejak terbitnya, Pengantar Perjanjian Baru telah menjadi buku pegangan yang andal dan mendapat banyak pujian. Revisi oleh penulis menjadikan Pengantar Perjanjian Baru semakin diakui sebagai karya Injili yang membrikan survei komprehensif, membahas berbagai isu kritis yang mengemuka dalam studi Perjanjian Baru, dan memberikan kemungkinan pendalaman setiap topik dengan catatan dan daftar pustaka …
Ada banyak hal yang dapat diajarkan kepada Anak Anda mengenai seks, ketimbang sebuah diskusi mengenal burung dan kumbang. Anak-anak kita dikepung oleh berbagai pesan dan informasi mengenai seks. Ke mana pun mereka berpaling- lingkungan sekitar, sekolah, dan media-mereka terus dibombardir dengan diskusi, cerita, lelucon, pesan, dan perdebatan mengenai seksualitas. Bagaimana orangtua dapat mengam…
Perjuangan Menantang Zaman Netralitas tidak pernah hadir dalam lintasan kala, karena setiap zaman memiliki "roh"-nya masing-masing. Paham terhadap kenyataan ini, ide "perjuangan menantang zaman" mendapatkan dasar eksistensinya. Perjuangan menantang zaman adalah sebuah kumpulan esai sebagai penghargaan terhadap Pdt. Dr. Stephen Tong, seorang hamba Tuhan yang telah dan sedang terus berjuang…
Istilah "pendidikan holistik" sudah dipakai di mana-mana. Sayangnya sering kali praktiknya berbeda. Tingkat kesulitan pelaksanaan pendi- dikan holistik akhirnya membuat banyak pelaksanaan pendidikan mengabaikan pendidikan emosi. Emosi sering kali diasumsikan sebagai "pembelajaran" alamiah yang tidak perlu diajarkan secara khusus. Ternyata banyak ditemukan masalah yang muncul dari emosi yang tid…
Perintah terpenting dalam Kekristenan adalah mengasihi: pertama, mengasihi Tuhan--yang adalah Kasih itu sendiri-dan kedua, mengasihi sesama kita manusia seperti diri kita sendiri. Di dalam menaati perintah bahagia ini kita akan berjumpa dengan diri kita yang sebenarnya--yaitu kelumpuhan dan keengganan untuk megasihi--dan sekaligus berjumpa dengna kemurahan-kemurahan Tuhan yang di dalam rahmat-N…